Feb 17, 2018

Fenomena Misteri Pulau Gunung Wayang Di Lombok Yang Terkenal Angker

Sebuah pulau yang terisolir biasanya memiliki keindahan alam yang asri dan belum terjamah oleh manusia. Salah satunya adalah dengan keberadaan Pulau Gunung wayang yang terletak di Lombok juga dikenal karena keindahan alamnya. Tapi selain itu tersiar kabar juga dengan kisah-kisah mistis mengenai pulau tersebut. Banyak sekali diceritakan mengenai Fenomena Misteri Pulau Gunung Wayang Di Lombok Yang Terkenal Angker dan harus berhati-hati bila kita mengunjunginya. Seperti apakah kisah urban legend yang tersiar di masyarakat Lombok tersebut? Padahal Pulau ini sudah dikenal karena ekosotem darat dan lautnya yang sangat indah bagi wisatawan yang pernah mengunjunginya. Untuk lebih jelasnya mari kita simak lebih lanjut mengenai misteri yang satu ini.

Fenomena Misteri Pulau Gunung Wayang Di Lombok Yang Terkenal Angker

Jika ada mitos yang mengatakan demikian tentu ada baiknya pula terhadap keberlangsungan ekosistem di pulau tersebut. Bayangkan saja jika tidak ada larangan untuk berkunjung ke pulau yang cukup indah dan menarik tersebut, hampir bisa dipastikan tempat itu akan selalu dikunjungi oleh para wisatawan, endingnya pasti akan berdampak buruk terhadap keindahan alam yang ada di pulau Wayang.

Pulau gunung wayang sendiri berlokasi di lepas Pantai Selong Belalak, salah satu tempat wisata favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lombok. Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Pantai Selong Belalak pastinya pernah melihat pulau gunung dengan cukup jelas.
Baca Juga : Pulau Luytla-Duymun Fenomena Pulau Yang Selalu Berkabut Dan Berawan
Di lain sisi masyarakat sekitar yang dikenal dengan suku sasak menganggap bahwa Pulau Gunung Sasak merupakan tempat angker dan dikeramatkan. Banyak kejanggalan yang pernah dialami oleh para wisatawan yang nekat mengunjungi pulau tersebut.

Kisah Misteri Keangkeran Pulau Gunung Wayang

Beberapa sumber memberitakan bahwa hingga saat ini telah banyak orang yang menjadi korban atau meninggal karena mengunjungi Pulau Gunung. Sebagaimana yang diberitakan oleh detik.com dimana dituliskan bahwa di pulau tersebut seorang peselancar warga negara asing meninggal dunia tanpa diketahui sebabnya dengan pasti.

Fenomena Misteri Pulau Gunung Wayang Di Lombok Yang Terkenal Angker

Entah karena sebab apa kematian para wisatawan dan orang-orang yang mengunjungi pulau yang berbentuk mengerucut layaknya gunung tersebut yang jelas masyarakat sekitar hingga saat ini masih mempercayai keyakinan tersebut.

Ada pula sebagian orang menganggap bahwa pulau wayang menjadi sebuah pemukiman tempat berkumpul nya para lelembut penguasa pantai selong belalak. Makanya jika ada orang yang meninggal di tempat itu banyak pula yang mengait-ngaitkan dengan ulah makhluk gaib tak kasap mata.

Jika kita logika tentang suatu tempat tak berpenghuni tentu bukan hal yang heboh jika di wilayah tersebut banyak terdapat makhluk halus. Pasalnya makhluk halus juka termasuk Ciptaan Tuhan yang butuh tempat untuk bermukim layaknya manusia. Hanya saja kita sebagai orang awam tidak dapat melihat maupun mengetahui keberadaan mereka dengan pasti.

Sementara ini sebagian orang suku sasak juga ada yang mempercayai bahwa Pulau itu menjadi sebuah kerajaan gaib dan dihuni oleh seorang ratu penguasa serta lengkap dengan bala tentaranya. Cerita tentang keangkeran gunung wayang ini memang telah ada di tengah-tengah masyarakat sasak sejak para leluhur mereka dahulu. Kepercayaan ini sudah menjadi keyakinan turun temurun di masyarakat sana.
Baca Juga : Misteri Pulau Hantu Dalam Google Earth
Terlepas dari benar atau tidaknya mitos misteri Pulau Gunung Wayang di Lombok ini setidaknya ada hal baiknya jika kita menghargai kearifan lokal dan mengambil sisi penilaian positif dari cerita fenomena misteri Pulau Gunung Wayang yang terkenal angker ini. Setidaknya ini merupakan salah satu kekayaan alam yang indah di Lombok.

Feb 15, 2018

Mitos Bambu Patil Lele, Inilah Cara Mengetes Khasiat Dan Keaslian Bambu Patil Lele

Bagi Masyarakat Indonesia keberadaan tanaman bambu sangatlah erat hubungannya dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman satu ini biasa dijadikan bahan papan bagi bangunan rumah, pos ronda, pagar dan bahkan sebagai alternatif makan untuk bambu yang masih mud. Selain itu juga dipercaya sebagai tanaman obat. Nah dari sisi lainnya, ternyata tanaman bambu yang tumbuh berbeda dan nyeleneh dipercaya memiliki khasiat atau tuah tertentu. Salah satunya adalah fenomena tumbuhnya Bambu Patil Lele. Apakah ini sekedar mitos saja? Mitos Bambu Patil Lele, Inilah Cara Mengetes Khasiat Dan Keaslian Bambu Patil Lele bagi anda yang ingin mengetahuinya. Kenapa dikatakan dengan nama patil lele? Mari kita simak misteri mengenai tanaman bambu yang satu ini.

Inilah Cara Mengetes Khasiat Dan Keaslian Bambu Patil Lele

Sebagian masyarakat pinggiran Jawa meyakini bahwa ada beberapa jenis bambu yang bisa memberikan manfaat supranatural kepada pemiliknya. Bambu-bambu dengan wujud dan bentuk yang tidak wajar biasanya dipercaya mempunyai tuah atau khodam yang bisa digunakan untuk beragam kepentingan. Sebut saja misalnya bambu atau pring petuk patil lele yang dapat difungsikan pagar gaib, pring buntet yang bisa digunakan untuk menetralisir ilmu hitam, atau pring gantung yang secara magis dapat membenarkan posisi bayi sungsang. Bagi Anda yang ingin lebih tahu seputar jenis-jenis bambu bertuah ini

Mengenal Rahasia Bambu Patil Lele

Pring Patil Lele Disebut dengan nama pring petuk patil lele tak lain karena bambu ini jika dilihat dari atas maka bentuknya tampak seperti ikan lele. Dua cabang berada pada satu ruas tampak jelas seperti patil lele dewasa. Manfaat jenis pring petuk ini selain untuk membentengi rumah dari guna-guna, tenung, dan pengaruh jahat. Cara menggunakannya yaitu dengan menanam bambu ini tepat di depan pintu utama rumah Anda.

Khasiat Dan Tuah Bambu Patil Lele

Bambu atau Pring Patil Lele merupakan salah satu bambu bertuah yang dipercaya memiliki khasiat atau manfaat supranatural. Percaya tidak percaya keyakinan ini telah muncul dan berkembang di wilayah masyarakat Jawa sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam. Tidak heran jika kemudian jenis bambu bertuah ini banyak diburu kalangan kolektor dengan harga atau mahar cukup mengejutkan.

Mitos Bambu Patil Lele,  Inilah Cara Mengetes Khasiat Dan Keaslian Bambu Patil Lele

Khasiat Pring Patil Lele yang utama yakni sebagai pagar dari ilmu gaib seperti santet, guna-guna, tenun, pelet dan lain sebagainya. Pada masa lalu kalangan pejabat dan orang-orang terpandang seperti lurah, carik, dukuh, dan lain sebagainya banyak memanfaatkan bambu ini sebagai pagar dari serangan ilmu hitam. Selain untuk pagar gaib konon bambu ini juga dapat dijadikan sebagai penarik rezeki, bisnis, dan meningkatkan pamor atau derajat seseorang.

Cara Mengetes Bambu Pring Patil Lele

Secara kasap mata bambu patil lele memiliki bentuk menyerupai ikan lele yang dikedua sisinya terdapat patil. Dalam gambaran bambu patil tersebut berbentuk cabang di kedua sisinya.

Sementara itu cara mengetes keaslian bambu patil lele mungkin tidak bisa dilakukan secara ilmiah, namun beberapa orang yang memiliki kemampuan supranatural dapat mendeteksi secara mudah apakah bambu patil lele asli dan berkhodam atau palsu dan tidak berkhodam.Beberapa ahli supranatural melakukan ritual seperti memanggil dan berkomunikasi dengan khodam penunggu benda tersebut untuk mengetahui keaslian.
Baca Juga : Cara Sederhana Menangkal Santet, Teluh Dan Ilmu Hitam
Sebagai benda bertuah atau yang lebih disebut dengan azimat Pring Patil Lele tidak mudah didapatkan. Para ahli supranatural biasanya menggunakan kekuatan mistis mereka untuk berburu dan mendapatkan benda tersebut. Sementara cara mempergunakan ajimat ini cukup dengan menyimpan dan merawat pring patil lele di tempat yang aman.
Baca juga : Mobil Bambu Dan Mobil Bungkus Rokok
Bagi anda yang tertarik dengan benda antik dan mistis ini kami sarankan untuk memilih benda asli dari orang terpercaya. Kewaspadaan dan sifat kehati-hatian perlu anda kedepankan agar tidak tertipu dengan barang palsu atau aspal asli palsu yang tidak ada khodam atau khasiatnya.

Nah Demikianlah ulasan mengenai mitos bambu patil lele dan cara mengetes khasiat, tuah dan keaslian dari bambu patil lele. Semoga bermanfaat bagi anda yang saat ini membutuhkan informasi ini dan bisa menambah wawasan baru.

Feb 8, 2018

Misteri Gunung Jabal Qaf Gunung Tersembunyi Dan Paling Rahasia Di Muka Bumi

Dimuka bumi terhampar lautan, gunung dan lembah dengan jumlah yang hampir tidak terhitung saking banyaknya. Begitu pula dengan gunung-gunung di muka bumi ini sangatlah banyak, mulai yang terkecil sampai yang terbesar. Tapi ada satu gunung yang diciptakan Allah secara misterius dan konon merupakan gunung yang tersembunyi. Inilah Misteri Gunung Jabal Qaf gunung tersembunyi dan paling rahasia di muka bumi. Konon ada yang bilang Jabal Qaf adalah gunung yang terbesar dan merupakan induknya para gunung di seluruh muka bumi dimana gunung lain adalah urat-uratnya. Benar atau tidaknya tentunya ada maksud dan fungsi tertentu yang hanya Allah yang mengetahuinya. Gunung Jabal Qaf dciptakan tersembunyi dan misterius, tidak ada yang tahu apa gunung tersebut melainkan beberapa orang saja. Banyak pertanyaan mengenainya, seperti apa bentuk dan ukuran gunung Qaf, apa fungsinya dibumi, benarkah Jabal Qaf Gunung terbesar di muka bumi? Mari kita simak dari beberapa kajian di bawah ini.

Misteri Gunung Jabal Qaf Gunung Tersembunyi Dan Paling Rahasia Di Muka Bumi

Rasulullah SAW bersabda :

Sesungguhnya di balik gunung Qof terdapat sebidang tanah putih yang tiada tumbuhannya. Luas tanah itu seperti luas dunia tujuh kali, disitu penuh sesak dengan malaikat. Sehingga andaikata sebuah jarum dijatuhkan dari atas niscaya terjatuh diatas salah satu dari mereka.

Tiap-tiap tangan mereka memegang bendera yang panjangnya empat puluh farsakh. Tiap bendera tulisannya.

“Laailaahaillallaah-Muhamammadur Rasulullah”.

Tiap-tiap malam jum’ah, mereka berkumpul dikeliling gunung itu untuk merendahkan diri kepada Allah, dan memohon keselamatan buat umat Muhammad SAW.

Jika fajar subuh sudah terbit, mereka berdo’a : Ya Allah, ampunilah orang yang mandi hari Jum’ah dan yang datang menghadiri Jum’ah. Mereka berdo’a dengan suara tangis dan keras.

Lalu Allah berfirman : Hai Malaikatku ! Apa yang kalian kehendaki ?

Mereka menjawab : Kami berkehendak, engkau mau mengampuni dosa umat Muhammad SAW. Aku telah mengampuni mereka, jawab Allah SWT.

Bukit Qaf yang dicipta oleh Allah dari jamrud yang hijau (sehingga warnanya berpengaruh terhadap warna biru langit dunia yang sering dan selalu kita saksikan) adalah bukit yang mengelilingi ke segenap penjuru pada urat bumi agar bumi tidak bergerak bergoncang dan ia dijaga oleh satu malaikat yang besar, kekar dan kuat.

Pada suatu hari Saidina Iskandar Zul-Qarnain naik ke atas bukit Qaf dan bertanya:

“Hai Jabal Qaaf, di bawahmu ada sejumlah bukit-bukit kecil, coba ceritakan kepadaku kekuasaan Allah yang demikian itu”, jawab bukit Qaaf: “Di balik saya ada bumi yang berjarak 500 tahun perjalanan ditambah pula oleh Allah yang memiliki kekuasaan yang sangat besar yakni 500 buah bukit yang dijadikan dari air yang dibekukan, bukan es atau salju. Dengan air yang dibekukan dimaksudkan sebagai daya tahan terhadap lapisan-lapisan bumi agar tidak habis hancur terbakar oleh kedahsyatan ganasnya api neraka yang ada di bawah lapisan bumi yang terbawah”. “Dan dipancangkan-Nya di bumi itu gunung menjadi pasaknya agar kamu tidak berguncang” (Luqman: 10). “Dan bersegeralah untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu serta mendapatkan surga seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa” (Ali Imran: 133).

Seluas langit dan bumi memberikan arti dua kali lipat. Langit berpasangan dengan bumi, matahari dengan bulan, siang dengan malam. “Maha Suci Allah yang telah menciptakan segala sesuatu berpasangan” (Yasin: 36). Kita dipastikan mengerti maksud berpasangan itu bagaimana. Tentunya luas, panjang, lebar dan besarnya adalah sama. Kalau tidak sama, orang jawa menyebutnya “Gitang” (pincang). “Sesungguhnya Allah telah menciptakan tujuh langit dan bumi seperti itu pula” (al-Thalaq: 12).

Sewaktu Saidina Abdullah bin Salam bertanya kepada Nabi Saw.:

“Dengan apa bumi ini bisa tenang?”, jawab Nabi Saw.: “Dengan beberapa gunung“, pertanyaan berikutnya: “Dengan apa gunung-gunung itu dikokohkan?”, jawab Nabi Saw.: “Dengan gunung Qaf yang dibuat dari zamrud hijau dan birunya langit“, setelah itu ditanya lagi: “Berapa jarak tingginya dari bumi ke langit dunia?”, jawab Nabi Saw.: “500 tahun perjalanan“. Pertanyaan selanjutnya tentang jarak antara perjalanan kiri dan kanannya (utara-selatan) dari titik tengah? jawab Nabi Saw.: “200 tahun perjalanan” dan ketika ditanyakan tentang penghuni bumi yang berlapis tujuh itu. Nabi Saw. menyebutkan: “Penghuni lapisan ketujuh adalah para malaikat, penghuni lapisan keenam adalah Iblis beserta bala tentaranya, penghuni lapisan kelima adalah setan, penghuni lapisan keempat adalah ular, penghuni lapisan ketiga adalah kalajengking, penghuni lapisan kedua adalah jin, dan penghuni lapisan pertama adalah manusia“. Allah berfirman: “Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang mendampingi” (al-Ra’d: 4).

Gunung Jabal Qaf Menurut Syaikh Muhammad Nazim Adil Al Haqqani

Gunung Qaf adalah sebuah gunung yang dikelilingi beberapa buah lembah dan bukit. Gunung ini terletak di antara daerah Yordania dan Arab Saudi. Ada juga yang mengatakan gunung Qaf terletak di daerah daratan Yaman. Dan ada juga yang mengatakan gunung Qaf berada di sebelum Persia, dekat Tembok Ya'jut dan Maujud. Gunung Qaf merupakan daerah yang sangat luas. Disanalah hidup para Waliyullaah dari golongan Rijalul Ghaib (Laki - laki ghaib) berjumlah sekitar 70 orang.

Semua penduduk gunung Qaf adalah para laki - laki sholeh dari golongan manusia yang telah menjauhkan diri dari kehidupan duniawi dan memilih hidup untuk beribadah saja. Gunung Qaf merupakan suatu daerah yang ghaib (tidak ada di alam nyata). Kehidupan di gunung Qaf semuanya bersifar tersembunyi dan sisi keghaibannya pun setara dengan sisi keghaiban alam Malaikat.

Misteri Gunung Jabal Qaf Gunung Tersembunyi Dan Paling Rahasia Di Muka Bumi

Konon, tidak jauh dari gunung Qaf tersebut terdapat sebuah pulau (pulau Al - Khadr) tempat bertemunya dua arus air laut dan sungai. Di pulau itulah Nabi Khidhir A.s tinggal. Selain gunung Qaf, terdapat juga gunung Nuuan. Gunung Nuuan terletak daerah paling timur dunia, ada yang mengatakan daerah itu adalah pulau Kalimantan. Gunung Nuuan merupakan daerah yang hampir mirip dengan gunung Qaf. Perbedaannya adalah, jika gunung Qaf penduduknya semua kaum laki - laki. Sedangkan gunung Nuuan, semua penduduknya yang berjumlah 30 orang adalah dari kaum Wanita. Mereka semua merupakan para Mir'atul Ghaib (perempuan ghaib). Yang jelas baik gunung Qaf, gunung Nuuan, bukit Merah, pulau Al - Khadr, Tembok Dzulkarnain, danau Hayat dan berbagai alam para Waliyullah lainnya, hanya para wali dan orang sholeh saja yang bisa pergi kesana. gunung Qaf kotanya para wali. ini menurut Syaikh Muhammad Nazim Adil Al Haqqani .

Gambaran Penduduk Gunung Jabal Qaf

Pada tanggal 27 Rajab, tahun ke 11 setelah Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul, yang berarti beliau telah berumur 51 tahun, beliau dipanggil Allah untuk menghadap di haribaan-Nya dengan Isra’ dan Mi’raj sebagai wahana yang menyampaikan maksud tersebut. Padahal perjuangan Islam dikala itu menghadapi ujian yang maha berat. Gangguan dan hinaan semakin hebat. Dengan demikian peristiwa Isra’ dan Mi’raj itu dimaksudkan untuk menambah kekuatan iman dan keyakinan beliau sebagai Rasul, yang diutus Allah ke tengah-tengah manusia untuk menyampaikan risalah-Nya.

Ketika Rasulullah menjalani Mi’raj itulah, beliau melihat sebuah gunung yang cujkup besar, Qaf namanya. Ia berada pada sebuah padang perak mengkilat yang menghampar. Di belakang gunung itu masih ada tujuh puluh gunung yang lain lagi. Dan di belakangnya terdapat suatu kota. Diantara kota-kota itu ada yang berpenghuni makhluk dari jenis Bani Adam. Maka setelah Rasulullah sampai di sana, mereka dengan serta merta mengucapkan salam seraya memuji atas kemurahan Allah yang telah mempertemukan mereka dengan Rasulullah, serta menyatakan keimanannya pada beliau.

“Siapakah kalian, tampaknya kami belum pernah melihat kalian.” begitu sapa Rasulullah di awal perjumpaan.

Maka seorang pimpinan mereka tampil kemuka menerangkan jati dirinya :
“Kami merupakan komunitas kaum Bani Israel yang hidup setelah nabi Musa As. diutus Allah. Namun setelah beliau wafat, terjadilah huru hara dan perpecahan anatara Bani Israel sehingga menimbulkan berbagai bencana yang begitu dahsyat. Pada masa itu tidak kurang dari empat puluh tiga nabi terbunuh, sehingga masyarakat tidak lagi mengetahui mana yang hak dan mana yang batil.

Menyadari terjadinya kerancuan seperti itu, kira-kira dua ratus orang yang ahli ibadah dan bersikap zuhud tampil untuk membenahi masyarakat. Digelarnya amar makruf dan nahi ‘anil munkar, namun Bani Israel malah menghabisi mereka. Dua ratus orang itu dibunuh dalam satu hari. Setelah pereode tersebut, keadaan masyarakat menjadi lebih runyam lagi, keonaran muncul di mana-mana dan tampak sudah sulit dipadamkan.

Dari sebab tidak mampu kami untuk menanggulangi bencana di segala lini itu, kami berdo’a semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang mengancam keselamatan akidah kami. Dan ketika kami masih berdo’a itulah tiba-tiba hamparan tanah yang berada di hadapan kami terkuak lebar, kemudian kami terperosok ke dalamnya, dan terus terperosok sampai dasar bumi. Kami berada di sana selama delapan belas bulan, dan setelah itu baru kami bisa keluar menuju tempat ini. Sebelum kesemuanya terjadi, Nabi Musa As. telah berpesan kepada kami bahwa jika saja kami bisa menjumpai Nabi Muhammad yang akan diutus pada akhir zaman, hendaklah kalian sampaikan salamku padanya. Berpesan pula agar engkau mengajari kami mengenai Al-Qur’an, shalat, puasa, berjum’atan dan hukum-hukum yang lain. Maka pada kesempatan pertemuan ini, mereka pun diajari Rasulullah mengenai apa yang telah diwasiatkan oleh Nabi Musa.

Kemudian Rasulullah berkeliling melihat kehidupan mereka. Dalam perjalanan inilah beliau melihat banyak keganjilan yang belum pernah dilihatnya selama ini.

“Mengapa rumah kalian selalu terbuka, siang dan malam tidak pernah kalian tutup”. tanya Rasulullah.
“Kami merupakan suatu komunitas (kaum) yang sangat aman, tidak pernah terjadi keributan sama sekali, baik mengenai harta atau pun yang lain. Dengan demikian kami tidak memerlukan penjaga keamanan.” begitu jawab mereka.

“Terlihat pula rumah kalian tertata rapi dan dalam tipe yang sama yang tampak keasriannya, mengapa ?”. kejar Rasulullah lagi.
“Masyarakat di sini , “kata mereka”, merupakan komunitas satu hati, duduk pun sama rendah dan berdiri sama tinggi, berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing. Tidak seperti perumahan yang ada di dunia, kendati dalam tipe yang sama, namun menjadi RSS (Rumah Sangat Semrawut) tersebab hati mereka yang sangat serakah dan menggandrungi dunia.”

“Mengapa pula masjid kalian begitu jauh dari perumahan ?” tanya Rasulullah lagi.
“Tiada lain agar menambah pahala kami. Dimana seseorang yang berangkat ke masjid dari tempat yang jauh, pahalanya akan melebihi mereka yang berada di dekat masjid. Itulah tujuan kami, wahai Rasulullah”. tukas m ereka kembali.

“Mengapa jika saja terdapat salah satu anggota keluarga yang mati, mereka selalu dikuburkan di depan rumah?”.tanya Rasulullah kembali.
“Kebijaksanaan itu tiada lain agar kami dalam mengarungi kehidupan dunia ini selalu ingat terhadap maut yang selalu mengintai setiap waktu. Dengan demikian kami akan selalu beramal kebajikan sebagai persiapan apa yang terjadi setelah maut merenggut jiwa kami.” begitu jawab mereka.

“Mengapa aku lihat, “pertanyaan Rasulullah selanjutnya”, kalian tidak pernah tertawa ?.
“Sikap yang demikian itu tiada lain karena kebanyakan tertawa akan mengesatkan hati, sehingga lama kelamaan akan tertutup hidayah. Demikianlah sikap kami, wahai Rasulullah”. tukas mereka kembali.

“Adakah kalian pernah mengalami sakit ?”. tanya Rasulullah lebih lanjut.
“Sakit merupakan penghapus terhadap dosa, padahal komunitas kami tidak mengenal dosa, juga tidak pernah melakukannya. Dengan demikian kami tidak pernah mengalami sakit.” begitu aneh jawab mereka.

“Adakah kalian juga bercocok tanam ?” Rasulullah kembali bertanya.
“Benar, kami juga bercocok tanam. Namun setelah itu kami serahkan saja kepada Allah sampai datangnya hari panen. Dan ketika panen itulah kami berkumpul bersama untuk mengambil sebagian kecil panenan itu, kemudiuan kami biarkan saja sisanya yang tertinggal lebih banyak.” jawab mereka mengherankan pula.

“Adakah kalian memiliki binatang ternak ?” tanya Rasulullah lagi.
“Benar, seluruh binatang ternak kami selalu berada di padang sahara. Hanya saja jika kami memerlukan satu dua, kami langsung mengambil seperlunya, kemudian sebagian besar yang lain kami tinggalkan begitu saja di sana.” jawab mereka tambah aneh pula.

“Aku lihat, “kata Rasulullah”’ mengapa wajah-wajah kalian memucat ?”.
“Tiada lain perubahan warna tersebut karena seluruh masyarakat kami merasa takut sekali atas kematian. Dalam arti bukan karena menyintai keghidupan dunia, namun amal-amal kami yang kelak sebagai bekal di akherat serasa belum cukup untuk menghadapi huru hara di belantara kiamat nanti” begitu mereka menguraikan.
Baca Juga : Fenomena Penemuan Baru Gunung Terbesar Di Dunia
“Adakah sering terjadi kematian di kalangan masyarakat kalian.” tanya Rasulullah kembali.
“Rata-rata dalam masyarakat kami akan terjadi kematian satu orang dalam jangka setahun, tidak lebih.” sambung mereka kembali.

Setelah dialog ini selesai, Rasulullah segera berpamitan untuk meneruskan perjalanannya bersama Jibril A.S
Baca Juga : 3 Mitos Gunung Paling Misterius Dan Horor Di Indonesia
Penutup Dari Admin
Demikianlah beberapa riwayat mengenai ulasan Misteri Gunung Jabal Qaf yang pernah digambarkan dan diceritakan Rasulullah dan juga dari sumber lainnya. Sampai saat ini dunia barat belum bisa menemukannya dengan teknologinya karena hijab gunung ini tertutupi dari mata orang-orang kafir. Semoga hal ini menambah keimanan kita. Wallahu alam bissawab

Feb 6, 2018

Kisah Asal Usul Keris Naga Runting Keris Pusaka Prabu Siliwangi

Bagi masyarakat tanah sunda dan cirebon yang masih mengenal budaya leluhurnya pasti akan mengenal tentang benda-benda pusaka para leluhurnya. Salah satunya adalh tentang keris legendaris di Jawa Barat yaitu Keris Pusaka Naga Runting yang terkenal kesaktian dan keampuhannya. Inilah Kisah Asal Usul Keris Naga Runting Keris Pusaka Prabu Siliwangi yang sampai saat ini masih diperbincangkan dan dicari orang untuk memilikinya.

Kisah Asal Usul Keris Naga Runting Keris Pusaka Prabu Siliwangi

Nama Keris Naga Runting sangat terkenal hingga seluruh pelosok nusantara. Meskipun tak ada yang dapat membuktikan secara langsung namun kesaktian dan asal usulnya yang penuh misteri membuat cerita tersebut terasa akrab terdengar di telinga kita. Sebilah pusaka yang konon dulu menjadi senjata pamungkas Prabu Siliwangi ini secara kasap mata memang terlihat menawan bagi siapa saja yang melihatnya.

Namun demikian tak banyak orang tahu tentang asal usul Keris Naga Runting yang diyakini sebagai salah satu pusaka Prabu Siliwangi ini. Dalam ulasan di bawah ini sedikit banyak akan kita singgung mengenai asal usul dan sejarah sekaligus khasiat atau manfaat dari jenis benda bertuah yang satu ini. Untuk itu pastikan Anda menyimak artikel berikut hingga usai.

Sejarah Asal Usul Keris Naga Runting

Keris ini juga akrab disebut dengan Naga Runting Makan Emas atau dalam bahasa jawanya “Ngemut Emas” diberikan karena pada pusaka ini terdapat setitik emas melekat pada lidah atau mulut naga yang menjadi bentuk utama dari pusaka tersebut.
Baca Juga: Misteri Pembuatan Keris Pusaka Jawa Dari Bahan Meteor Oleh Mpu-mpu Terdahulu
Meski tidak ada sumber otentik tentang siapa pembuat keris pusaka yang kala itu menjadi pusaka piandel Prabu Brawijaya namun secara turun temurun masyarakat jawa meyakini jika pembuat keris sakti tersebut tak lain merupakan Empu kepercayaan Kerajaan Pajajaran yakni Empu Welang dan Empu Anjani. Menurut cerita yang beredar bahan yang digunakan sebagai pusaka tersebut adalah paku emas. Beberapa orang juga meyakini paku emas yang dimaksud merupakan hasil dari persemedian Prabu Siliwangi di kaki bukit Gunung Salak.

Sebagai Raja penuh kewibawaan Prabu Siliwangi berkeinginan memiliki sebilah pusaka tak tertandingi dari segi kesaktian dan keartistikan nya. Oleh karena itu beliau memanggil Empu Welang untuk membuatkan keris yang dimaksud. Singkatnya setelah mendengar keinginan Sang Raja Empu Welang memberikan saran agar Sang Prabu “menimbali” atau memanggil Empu Anjani guna membantu pembuatan keris pusaka yang dimaksud. Hal ini dilakukan Empu Welang dengan alasan bahwa Empu Anjani memiliki keahlian luar biasa dalam membuat bentuk keris dengan sempurna.

Semenjak perintah Sang Prabu diberikan kedua Empu tersebut mengawali pembuatan pusaka dengan bersemedi dan puasa selama 40 hari 40 malam sebagai ritual sakral untuk membuat pusaka tak tertandingi. Singkatnya setelah melewati beberapa proses paku emas telah berubah menjadi sepucuk keris luk 13 yang kemudian disempurnakan oleh Empu Anjani dengan memberikan tatahan berwujud kepala naga di pangkalnya serta butiran emas mengkilat di ujung lidah (mulut) sang naga.

Setelah keris tersebut jadi kemudian diberi nama Keris Naga Runting Makan Emas. Warangka dari bahan kayu cendana membuat keistimewaan pusaka tersebut tak tertandingi pada masanya.

Kedua Empu tersebut telah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik dan kemudian menyerahkannya pada Sang Prabu Siliwangi pemilik tahta kerajaan pajajaran. Luar biasa senangnya Sang Prabu melihat pusaka yang dipesannya tersebut sangat sempurna. Karena keberhasilan itulah kemudian Empu Anjani dan Empu Welang diberi tanah tegalan di wilayah kerajaan sebagai hadiah.

Kesaktian Dan Manfaat Keris Naga Runting

Manfaat Keris Naga Runting andalan Prabu Brawijaya memang memiliki banyak tak terbantahkan. Beberapa fungsi dari pusaka tersebut diantaranya adalah:
  • Sebagai benteng diri dari kejahatan.
  • Sebagai sarana kewibawaan.
  • Sebagai kekebalan lantaran tuah atau khodam di dalamnya.
  • Sebagai pengayom dan disegani rakyat.
  • Dan lain sebagainya.
Dalam perkembangnya karena saking tenar dan terkenalnya Keris Naga Runting pada periode berikutnya bahkan sampai periode kerajaan islam di Indonesia banyak sekali para Empu yang membuat keris serupa yang berbentuk layaknya naga ber luk 13.
Baca Juga: Misteri Legenda Pusaka Tersakti Tanah Jawa Milik Soekarno
Beberapa Empu dan pandai besi juga melakukan inovasi dengan beragam bahan sehingga melahirkan jenis Keris Naga Runting Ngemut Inten (Intan) dan Sabuk Inten. Hingga saat ini masyarakat pemegang pusaka jenis Naga Runting merasa beruntung karena mendapatkan kepercayaan menjaga sekaligus merawat pusaka buatan para Empu pada masa lalu. Bahkan saking berharganya jenis pusaka ini tak jarang para kolektor berani membeli dengan harga ratusan juta rupiah demi sepucuk pusaka tersebut.

Demikianlah ulasan mengenai Misteri kisah Keris Pusaka Naga Runting Peninggalan Raja Pajajaran di masa lalu. Sebuah pusaka warisan leluhur yang juga merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang patut kita lestarikan.

Feb 5, 2018

Misteri Keangkeran Istana Himeji - Pengalaman Mistis Saat Wisata ke Jepang

Setiap daerah bahkan negara memiliki misterinya sendiri-sendiri termasuk juga dengan negara Jepang. Kalau Indonesia jangan ditanya lagi , banyak sekali daerah, tempat atu bangunan yang memiliki keangkerannya sendiri. Sebuah kisah dituturkan seorang wisatawan saat berkunjung ke Jepang. Inilah Misteri Keangkeran Istana Himeji - Pengalaman Mistis Saat Wisata ke Jepang yang dialami dan dituturkan oleh Pak Edi. Untuk lebih jelasnya silahkan simak kisah mistis berikut ini.


Kejadian mistis ini dialami oleh Edy sewaktu masih bekerja di perusahaan asing lima tahun silam. Sewaktu mendapat tugas perjalanan ke Jepang dia sempatkan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata di sana. Menurutnya tempat wisata di Jepang yang tak pernah ia lupakan ialah Istana Himeji, karena di tempat tersebut Edy mengalami kejadian misterius. Bagaimana dan seperti apa pengalaman mistis saat wisata ke Jepang yang dialami Edy tersebut? Simak penuturannya di bawah ini.

Pada akhir tahun 2006 yang lalu tepatnya bulan desember saya mendapatkan tugas untuk melakukan pertemuan di kantor pusat Jepang. Waktu itu saya memang tidak sendiri melainkan bersama Ibu Weni dan Mas Bangun. Yah, begitu mendapatkan surat tugas dari atasan hati saya langsung berbunga-bunga, “kapan lagi bisa ke luar negeri secara gratis” gumamku dalam hati.
pengalaman-mistis-saat-wisata-ke-jepang

Singkatnya, pada hari minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB kami berangkat dari tanah air menuju negeri matahari terbit menggunakan salah satu jasa angkutan udara. Pada keesokan harinya kami bergegas menuju kantor pusat sekitar jam 8 waktu setempat, dan ternyata sudah ditunggu oleh tim divisi utama untuk meeting mengenai masalah pembukaan kantor cabang di wilayah Yogyakarta.

Rapat tersebut memang sangat penting karena rencana perusahaan kami untuk membuka kantor cabang di wilayah Yogyakarta mengalami kendala. Sebagaimana yang kita ketahui bersama pada pertengahan tahun 2006 tersebut Yogyakarta diguncang gempa dahsyat yang membuat perusahaan kami menunda rencana pembukaan kantor baru di wilayah tersebut.

Setelah 5 jam rapat tersebut akhirnya tim divisi utama memberikan keputusan final terhadap permasalahan yang kami hadapi. Selepas keluar dari kantor pusat Bu Weni memberikan usulan bagaimana jika kami menghabiskan waktu untuk sekedar berkeliling di sekitar wilayah perkantoran sambil menunggu jadwal penerbangan. Usulan Bu Weni tersebut tentu saja aku sambut dengan gembira bersama Mas Bangun.

Misteri Keangkeran Istana Himeji

Setelah melakukan perjalanan menggunakan taksi selama kurang lebih 20 menit kami memutuskan untuk berhenti di dekat sebuah bangunan layaknya istana yang ternyata bernama“Istana Himeji”. Entah bangunan ini merupakan tempat wisata atau bukan yang jelas saya, Bu Weni, dan Mas Bangun merasa tertarik dengan kemegahannya.

Singkatnya kami memutuskan untuk turun dari taxi dan mencari jalan menuju gedung megah tersebut melalui anak tangga.

Bangunan kokoh dan megah tersebut ternyata merupakan bangunan peninggalan masa lalu yang kini menjadi salah satu tempat bersejarah di Jepang. Menurut sejarah Istana Himenji tersebut dibangun sekitar abad ke-14.

Meskipun bangunan tersebut sangat terlihat megah dan kokoh namun begitu memasuki pintu gerbang perasaan saya jadi tidak karuan. Entah kenapa yang jelas hawa dingin yang meniup tengkuk leher membuat saya merinding.

Perjalanan kami lanjutkan kembali dengan masuk ke wilayah bangunan Istana Himeji. Tembok kokoh dengan warna putih memperlihatkan bahwa pada masa lalu tempat ini menjadi salah satu gedung yang sangat dibanggakan masyarakat Jepang.

Sambil berkeliling tempat tersebut saya tetap saja merasa tidak nyaman, saya merasa ada seperti ada seseorang yang mengikuti dari belakang. Meskipun saya sering kali menoleh ke belakang namun tidak terlihat ada sesuatu yang di belakang kami. Saat sore menjelang dan mentari mulai tenggelam suasana semakin sepi bahkan tak terlihat rombongan lain yang berada di tempat ini.

Saya sebenarnya sudah tidak lagi jinak di Istana Himeji tersebut, namun saya sungkan untuk mengajak Bu Weni dan Mas Bangun yang tengah asyik berfoto-foto dengan kamera digitalnya.

Hingga akhirnya saya benar-benar terkejut ketika melihat sosok penampakan wanita di balik tiang sebelah ruangan penjara. Wanita itu terlihat berpakaian kimono dengan rambut terurai serta wajah yang sangat pucat ia terlihat menatap tajam ke arah kami. Anehnya ketika saya tanya ke Mas Bangun dia tidak melihat apa yang saya lihat.

Pengalaman mistis tersebut benar-benar membuatku ketakutan sampai-sampai tak terasa aku selalu berjalan menempel ke Mas bangun. Sambil sekali-kali melirik ke belakang karena merasa sosok tersebut masih saja mengikuti kami dari belakang. Yang benar saja, wanita itu masih saja mengikuti kami seolah ingin mengatakan jika kami harus segera pergi dari Istana Himeji.

Perasaan saya akhirnya lega juga ketika kami melangkahkan kaki keluar dari bangunan istana tersebut. Saat itu saya belum berani cerita baik pada Mas Bangun maupun Bu Nur karena takut jika mengganggu kegembiraan kami. Baru sehari setelahnya saat kami sudah sampai ke Indonesia saya menceritakan kejadian tersebut.

Misteri Keangkeran Istana Himeji - Pengalaman Mistis Saat Wisata ke Jepang

Meurut informasi yang saya cari melalui internet rupanya di tempat wisata Istana Himeji memang kerap terjadi penampakan sosok wanita cantik seperti apa yang saya lihat waktu itu. Katanya sih wanita itu dulunya merupakan salah satu pelayan Istana yang meninggal dunia akibat dibunuh karena dianggap telah berhianat.
Baca Juga : Misteri Hantu Gedung Putih Amerka - Misteri Penampakan Hantu
Itulah pengalaman mistis saat wisata ke Jepang yang pernah saya alami, semoga bisa menjadi hiburan buat sahabat semua. Oh iya dengar-dengar saat ini Istana Himeji telah ditutup dan tak lagi boleh dikunjungi secara umum. Entah apa yang menyebabkan itu terjadi apakah karena keangkeran bangunan tersebut atau karena sebab lain saya tidak tahu dengan pasti.

Demikianlah kisah Misteri Keangkeran Istana Himeji, sebuah Pengalaman Mistis Saat Wisata ke Jepang yang memberikan pengalaman baru bagi kita bersama. Semoga kisah ini bisa menjadi bekal kita untuk lebih mawas diri ketika berwisata ke daerah lain.

Feb 4, 2018

Kisah Misteri Seram Memindah Batu Nisan Di Ganggu Makhluk Halus

Sebuah pengalaman akan mengajarkan banyak hal tanpa kesan menggurui. Begitu juga dengan hal-hal mistis yang terjadi di sekitar kita. Sebuah pelajaran pahit telah dirasakan Parjino yang bekerja sebagai pedagang buah. Inilah Kisah Misteri Seram Memindah Batu Nisan Di Ganggu Makhluk Halus yang dialami Parjino. Bagaimana kisahnya? Mari kita simak saja penuturan dan pengakuan Parjino seperti yang ditulis pada website fenomenamisteri.com ini. Selamat menyimak.

Kisah Misteri Seram Memindah Batu Nisan Di Ganggu Makhluk Halus

Perkenalkan namaku Parjino seorang pedagang buah yang hidup di desa cukup terpencil. Cerita yang saya kasih judul gara-gara memindah batu nisan ini nyata saya alami kurang lebih dua tahun yang lalu. Sebelum menuturkan pengalaman saya dalam sebuah tulisan ijinkan saya untuk meminta maaf karena tidak begitu piawai dalam menulis cerita.

Seperti bulan sebelumnya setiap hari minggu kliwon masyarakat di dusun saya mengadaka kerja bakti di pemakaman (kuburan) untuk membersihkan rumput yang tumbuh. Hari minggu kliwon sengaja dipilih agar ketika malam jumat kliwon keadaan pemakaman atau kuburan relatif bersih, maklum saja sebagian warga setempat masih banyak yang melakukan ziarah kubur menjelang jumat kliwon.

Sebagaimana kasus dan permasalahan kebanyakan pemakaman lambat laun akan semakin penuh karena semakin banyaknya jasat atau mayat yang dikuburkan di dalamnya. Hingga saat itu tahun 2014 namun bulan dan tanggalnya sedikit lupa yang jelas waktu itu hari minggu kliwon dimana hampir seluruh kepala keluarga serentak membersihkan makam ahli waris mereka saya disuruh oleh Mas Sumadi untuk memindah nisan yang dirasa sudah lama tak ada ahli warisnya alias tidak ada lagi keluarga yang datang berziarah.

Tujuan saya dan Mas Sumadi sebenarnya baik yakni mengatasi penuhnya kuburan agar jika sewaktu-waktu ada orang meninggal kita dapat lebih leluasa menggali kubur sebagai tempat persemayaman. Setelah berbincang dengan Mas Sumardi dan beberapa warga akhirnya kami memutuskan untuk memindahkan nisan yang sudah tak lagi terawat. Saya dan Mas Sumardi berdua mengangkat nisan untuk menyingkirkannya di pinggir parit yang tak jauh dari area pemakaman.
Sekitar 5 buah makam waktu itu kami pindahkan dengan hati-hati sehingga harus pulang belakangan ketika seluruh warga telah selesai membersihkan area makam.

“Wah ternyata berat juga ya Par”, kata Mas Sumardi sambil menahan nafas karena ngos-ngosan.
Sambil menyeka keringat di dahi sayapun mengiyakan perkataan Mas Sumardi, apalagi Batu Nisan terakhir ini terbuat dari batu kali dengan ukuran besar dan sangat berat. Singkat cerita kelima batu nisan telah selesai kami singkirkan ke pinggir parit, setelah mengemasi cangkul dan sapu saya dan Mas Sumadi pun bergegas pulang.

Singkatnya malam harinya dalam pembaringan di tempat tidur saya merasa panas dingin di seluruh tubuh sehingga memutuskan untuk segera tidur, padahal jam baru menunjukkan setengah sembilan malam. Dalam tidur tersebut saya bermimpi didatangi 2 orang kakek-kakek mengenakan pakaian serba putih seperti para ulama jama dulu.

Dalam mimpi tersebut beliau berkata sesuatu yang saya sendiri tidak tahu maksudnya. Mereka berdua menanyakan dimana keberadaan rumahnya, sementara saya sendiri tidak mengenal siapa kedua sosok tersebut.

Terbangun sekitar pukul 2 dini hari keadaan tubuh saya semakin terasa parah, panas dingin terasa di sekujur tubuh sehingga membuat saya menggigil. Setelah membangunkan istri dia membuatkan secangkir teh hangat serta memberikan obat penurun panas yang diambilnya dari laci penyimpanan obat.

Namun rupanya obat penurun panas tersebut tidak banyak memberikan efek terhadap kesehatan saja, bahkan hingga 3 hari saya hanya tidur sebentar karena setiap kali tertidur selalu bermimpi didatangi 2 sosok kakek mengejar-ngejar dan menanyakan rumahnya. Berobat ke puskesmas menjadi pilihan terakhir karena saya merasa sangat tersiksa dengan sakit tersebut. Dengan diantar istri saya akhirnya sampai juga di Puskesmas dan menunggu antrian.

Eh lha kok di tempat duduk saya bertemu dengan Mas Sumadi yang juga mengalami kejadian serupa dengan saya. Bukan hanya sakitnya saja yang dia alami melainkan juga bermimpi didatangi orang yang tidak dikenal. Bahkan dalam mimpi tersebut Mas Sumardi sedikit mendapat ancaman sehingga membuatnya mengigau.

Mulai itu saya merasa ada yang tidak beres dengan apa yang kami perbuat kemarin. Setelah berbincang-bincang sambil menunggu antrian pemeriksaan akhirnya kami sepakat untuk menemui Mbah Suhadi selaku sesepuh di dusun kami. Setelah selesai berobat kamipun bergegas menuju rumah Mbah Suhardi yang kebetulan beliau juga sedang di rumah.

Pada Mbah Suhardi saya dan Mas Sumadi menceritakan tindakan kami kemarin memindah batu nisan dari pemakaman ke pinggir parit. Setelah mendengarkan cerita kami Mbah Suhardi kemudian memberikan cerita jika memindah batu nisan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Bahkan beluau juga berpendapat jika seluruh warga dusun sepakat untuk memindahkan batu nisan mestinya mengadakan dahulu upacara sebagai penolak bala agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kami pikir memindahkan batu nisan merupakan hal yang biasa-biasa saja namun setelah mendengarkan penurutan Mbah Suhardi saya semakin ketakutan jika hal buruk terjadi pada diri saya. Akhirnya Mbah Suhadi memberikan saran pada kami untuk meletakkan kembali batu nisan yang tadinya kami pindahkan ke dalam area pemakaman lagi sebagaimana posisi dan lokasi sebelumnya.

Dibantu dengan warga lain akhirnya Saya dan Mas Sumardi memindahkan kembali batu nisan ke tempat sebelumnya. Anehnya ketika sampai di rumah saya merasa tubuh saya sangat sehat dan tidak lagi sakit. “Wah apa memang benar sakit yang saya alami kemarin merupakan ulah dari penghuni kubur” gumam saya dalam hati. Urusan dengan Makam atau kuburan memang terbukti jangan sembarangan.
Baca Juga : Misteri TPU Jeruk Purut Mulai Hantu Pastor Sampai Pohon Angker
Itulah cerita gara-gara memindah batu nisan kuburan yang saya alami. Terlepas dari benar tidaknya sakit dan mimpi mistis saya dengan memindah batu nisan hingga saat ini saya dan Mas Sumadi tidak lagi berani memindahkan batu nisan.
Baca Juga : Misteri Makam Berdarah Di Kaltim
Demikianlah kisah misteri yang dialami Mas Parjino karena memindahkan batu nisan sembarangan tanpa ijin akhirnya membuatnya diganggu makhluk halus. Semoga kisah ini bisa membuat kita mawas diri dan berhati-hati dalam bertindak di kemudian hari.

Feb 3, 2018

Kisah Misteri Di Puncak Suroloyo Seorang Pemuda yang Ditolong Makhluk Ghaib Kembali Ke Jogja

Sebuah kisah mistis sering kita dengar di sekitar pegunungan dan perbukitan. Kultur budaya Indonesia yang lekat dengan misteri dan umur kepulauan nusantara yang cukup tua di dunia sering mendatangkan kisah fenomena alam gaib. Misalnya saja kisah misteri di perbukitan Menoreh di Jogjakarta. Inilah salah satunya Kisah Misteri Di Puncak Suroloyo Seorang Pemuda yang Ditolong Makhluk Ghaib Kembali Ke Jogja dengan selamat. Saling menghormati sesama makhluk itu ternyata memang penting sebagai sesama makhluk Allah SWT. Bagi anda yang ingin mengetaguinya silahkan membaca kisah pengalaman Gun, Seorang Mahasiswa suatu universitas di Jogjakarta.

Kisah Misteri Di Puncak Suroloyo Seorang Pemuda yang Ditolong Makhluk Ghaib Kembali Ke Jogja

Puncak Suroloyo adalah salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kulonprogo. Berada di ketinggian 1.019 meter tepatnya di Perbukitan Menoreh, Suroloyo jadi perbukitan paling tinggi di seantero Daerah istimewa Yogyakarta, mengecualikan Gunung Merapi. Pemandangan alam yang tersaji di Suroloyo pun ciamik. Kamu bisa menyaksikan hijaunya persawahan di Kulonprogo hingga secuil Borobudur nun jauh di sana.

Namun di balik keindahan yang dipersembahkan Puncak Suroloyo, tempat ini juga menyimpan berbagai kisah mistis. Salah satunya dialami oleh salah seorang kawan yang saat itu mengalami kejadian ganjil di sekitar Puncak Suroloyo. Mau tahu ceritanya, yuk simak ceritanya…

Sebut saja namanya Gun, 20 tahun saat itu. Dia hendak pulang dari makrab di daerah Suroloyo, dan sialnya, ia turun di waktu malam…

Gun adalah mahasiswa yang kebetulan menjadi panitia makrab sebuah organisasi di kampusnya. Makrab kali ini berada tak jauh dari Puncak Suroloyo. Saat makrab, ada beberapa kejadian ganjil yang terjadi. Namun kita tak usah bahas apa yang terjadi di sana, karena topiknya adalah kisah misteri yang dialami Gun sewaktu pulang dari sana.

Saat itu, pukul 9 malam, peserta makrab sudah pulang sedari tadi menuju Kota Jogja. Sementara Gun dan panitia pulang terakhir. Nah sialnya Gun jadi orang paling belakang yang turun dari tempat itu. Ia naik motor sendiri dan punya satu kekurangan fisik yang cukup fatal, dia tidak mahir menggunakan sepeda motor jika keadaan gelap. Maklum, jalanan berada di tengah hutan yang cuma ada pepohonan rimbun tanpa penerangan sama sekali. Sialnya lagi, dia mengantuk saat itu. Bahaya banget ‘kan?

Tiba-tiba di tengah jalan ia bertemu dengan sesosok orang tua. Ia berhenti setelah tangan si kakek melambai-lambai di depannya…
“Nak, boleh kakek menumpang sampai ke Malioboro? tanya si kakek kepada Gun.“Oh iya Kek, ayo bareng aja,” jawab GunIya, tapi Kakek aja yang boncengin ya… ” pinta si Kakek.
Di tengah kegelapan malam, Gun bertemu dengan seorang kakek tua yang sedang berjalan kaki menyusuri jalanan yang gelap itu. Ia melambaikan tangan meminta agar Gun berhenti. Si kakek ini ingin numpang ke Malioboro. Waktu itu kira-kira sudah masuk hampir pukul 22.00.

Gun pun dengan senang hati mengajak si kakek bareng di motornya. Namun anehnya, justru si kakek meminta agar dia yang membawa motornya, sementara Gun cukup membonceng saja. Gun yang mengantuk pun setuju dan ia membonceng kakek tua yang tidak tahu siapa.

Tiba-tiba, Gun terbangun. Si kakek pamit dan berterimakasih sudah mendapat tebengan motor. Ia pun berjalan kembali…

Gun terbangun di Monumen Jogja Kembali, saat si kakek pamit dan mengucapkan terimakasih. Malam sudah sangat larut, ia tidak sadar selama di motor tertidur sampai di Jogja. Hanya saja ia belum sadar bahwa peristiwa yang ia alami cukup janggal. Si kakek pun tidak berhenti di Malioboro, tapi di Monumen Jogja Kembali.

Gun yang baru saja tersadar sepertinya belum sepenuhnya bisa berpikir jernih. Gimana nggak aneh, ada seorang kakek yang berjalan sendirian di atas bukit dengan tujuan ke Malioboro, sekitar 40 km jauhnya. Jam 10 malam lagi. Mau ngapain coba? Keanehan kedua, si kakek memberhentikan Gun yang memang sedang ngantuk dan tidak mahir membawa motor. Ketiga, si kakek pun meminta dia yang memboncengkan Gun, alih-alih bonceng di belakangnya.

Kemudian Gun bercerita kepada teman-temanya sesama panitia. Sontak kawan-kawannya ketakutan dan Gun baru sadar bahwa kakek yang bersamanya bukan manusia. Apalagi banyak kejadian horor sewaktu pelaksanaan makrab. Hal-hal mistis itu makin membuat yakin bahwa kakek tersebut adalah jelmaan makhluk ghaib yang ‘menolong’ Gun yang kebetulan sangat mengantuk dan tidak mahir membawa motor di gunung.

Kisah Misteri Di Puncak Suroloyo Seorang Pemuda yang Ditolong Makhluk Ghaib Kembali Ke Jogja

Selama perjalanan sampai Jogja pun, bagaimana bisa Gun tidur dengan nyenyak di atas motor? Kurang aneh apalagi deh. Namun syukurlah Gun selamat sampai Jogja meskipun ditolong oleh entah makhluk apa. Menjelma dalam bentuk kakek tua yang modusnya minta diantarkan ke Malioboro.

Mitos-mitos memang sangat melekat dengan Perbukitan Menoreh dan Puncak Suroloyo, bahkan sejak zaman Kerajaan Mataram. Jadi tidak aneh jika banyak kejadian mistis di sana. Yang aneh adalah biasanya makhluk ghaib mengganggu atau mengusili manusia, eh yang ini justru membantu Gun yang sedang dalam masalah.
Baca Juga : Kisah Misteri Mobil Tersesat Karena Makhluk Halus
Demikianlah sebuah kisah Misteri Di Puncak Suroloyo Seorang Pemuda yang Ditolong Kakek-kakek yang ternyata seorang Makhluk Ghaib dan Kembali Ke Jogja. Semoga kisah ini memberikan gambaran bagi kita untuk tidak berlaku lancang di sutu tempat yang bukan biasa dihuni manusia. Bersikap sopan dan santun terhadap sesama.